9 Cara Menyusun Tujuan Finansial agar Target Keuangan Tercapai
Ada beberapa cara menyusun tujuan finansial yang hendak dicapai. Disadari atau tidak, kita pasti pernah melakukan penyusunan tujuan finansial. Tujuan finansial, perencanaan yang memerlukan persiapan dana dalam jangka waktu tertentu.
Untuk bisa mencapai tujuan finansial ini bisa dibilang agak susah, terlebih lagi bila kita susah untuk konsisten. Mungkin sebagian dari Anda masih bingung, bagaimana cara dalam menyusun tujuan finansial.
Anda tidak perlu khawatir, meskipun untuk mencapai tujuan finansial cukup susah, namun bukan berarti tidak bisa. Dalam artikel kali ini kita akan membahas cara dalam menyusun tujuan keuangan atau finansial.
9 Cara Menyusun Tujuan Finansial dengan Benar
Seperti telah dibahas sebelumnya, untuk mencapai tujuan finansial bisa dibilang cukup susah. Berikut ini beberapa cara dalam menyusun tujuan finansial, di antaranya sebagai berikut:
1. Membuat daftar tujuan finansial yang ingin dipenuhi, namun harus realistis
Cara menyusun tujuan finansial pertama, buatlah daftar tujuan finansial yang ingin Anda penuhi secara jelas. Agar bisa berjalan dengan sempurna, ketika melakukannya usahakan jangan dalam keadaan tertekan, apalagi stres.
Hal apa saja yang saat ini menjadi prioritas utama Anda. Apakah ingin membuka akun investasi, membeli rumah dan sebagainya. Tuliskan tujuan prioritas tersebut, untuk mempermudah Anda dalam meraihnya.
Dengan menuliskan tujuan finansial tersebut, Anda dapat memprioritaskan mana tujuan yang sifatnya mendesak dan harus memperoleh perhatian lebih dulu. Sehingga penyaluran dananya tepat sesuai kebutuhan pembayaran.
Tapi perlu diingat, tujuan finansial yang dibuat harus realistis, sebab bila tidak akan dapat mempengaruhi Anda untuk mencapainya. Hal tersebut bisa menghambat motivasi serta mengurangi kepercayaan diri Anda.
2. Kategorikan setiap tujuan finansial Anda
Cara menyusun tujuan finansial berikutnya adalah, Anda perlu mengkategorikan setiap tujuan finansial Anda. Kategorikan dalam jangka panjang, pendek ataupun menengah. Gunakan ini sebagai panduan untuk Anda menyelesaikan tujuan finansial.
Misalkan saja, pertama untuk tujuan jangka pendek antara 3 bulan sampai dengan 5 tahun. Kemudian tujuan jangka menengah 5 hingga 10 tahun, dan tujuan jangka panjang lebih dari 10 tahun.
Dengan mengkategorikan semacam ini, akan membantu Anda untuk dapat bertahap mencapai tujuan, sehingga tidak terburu-buru. Sebuah kebanggaan tersendiri jika Anda dapat mencapai tahapan dari jangka pendek sampai dengan jangka panjang.
3. Sadari motivasi Anda sesungguhnya
Cara menyusun tujuan finansial selanjutnya, Anda perlu menyadari sebenarnya apa motivasi Anda yang sesungguhnya. Perlu diingat, motivasi untuk bisa mencapai sesuatu harus intrinsik, bukan ekstrinsik.
Motivasi intrinsik ialah motivasi yang dimiliki untuk diri sendiri. Contohnya seperti “aku wajib untuk memiliki dana darurat, agar ketika terkena pemecatan, aku masih bisa bertahan hidup dengan membuka usaha sendiri.”
Sedangkan motivasi ekstrinsik, contohnya seperti “saya harus segera membayar kartu kredit, karena anak saya terus memintanya.” Jadi Anda harus mengetahui motivasi Anda sesungguhnya karena apa.
4. Membuat tujuan secara spesifik dan terukur
Cara menyusun tujuan finansial berikutnya, Anda harus membuat tujuan secara spesifik, jelas, terukur serta mengharuskan Anda untuk bangkit menghadapi tantangan. Seperti dibahas sebelumnya, agar tujuan tersebut bisa benar-benar tercapai.
Tujuan Anda haruslah realistis, selain itu Anda juga harus memberikan ruang gerak untuk diri Anda sendiri. Contohnya saja, misalkan seorang wanita yang sedang menjalani diet.
Ada yang mempunyai motivasi ingin menurunkan berat badan antara 4 hingga 7 kg. Sedangkan wanita lain memutuskan untuk menurunkan berat badan hanya sebanyak 2 kg saja.
Tujuan yang jelas seperti beberapa contoh tersebut, akan dapat membantu mempermudah Anda untuk mencapai apa yang direncanakan. Lewat beberapa aktifitas yang terkait dengan tujuan Anda.
5. Pastikan bahwa itu ialah tujuan Anda sendiri
Cara menyusun tujuan finansial berikutnya, Anda perlu memastikan bahwa tujuan tersebut memang tujuan Anda sendiri. Sangat mudah melihat apa yang dikerjakan orang lain dan merasa ingin mengikutinya.
Namun saat mulai membandingkan dengan orang lain, Anda seperti sedang bermain game yang tidak bisa tamat. Saat menetapkan sebuah tujuan finansial, pastikan bahwa itu sesuai keinginan dan kebutuhan Anda sendiri.
6. Visualisasikan seluruh proses percobaan
Apabila Anda telah mempunyai tujuan yang spesifik, realistis dan jelas di dalam pikiran. Langkah berikutnya, Anda harus memvisualisasikan proses percobaan untuk dapat mencapai tujuan finansial tersebut.
Para peneliti telah menunjukkan bahwa hal ini lebih baik, daripada hanya sekedar menyusun tujuan yang visioner. Sadari juga, ada pengalaman pemicu yang berbeda serta munculnya sebuah perilaku baru.
7. Mengevaluasi budget
Cara menyusun tujuan finansial selanjutnya, mulailah untuk mengevaluasi budget. Perlu dipahami, sebuah perencanaan itu tidak akan berhasil bila Anda tidak mempunyai uang atau dana nyata.
Maka dari itu, Anda harus mengevaluasi budget dari 2 sudut pandang. Sudut pandang pertama, melipatgandakan pembayaran take home sebesar 20%, untuk mengetahui seberapa banyak uang yang harus dikumpulkan.
Agar bisa mencapai tujuan finansial yang sudah Anda rencanakan. Sudut pandang kedua, lihat di mana biaya yang memungkinkan untuk dapat diambil demi mencapai tujuan finansial.
8. Membagi dana pada setiap tujuan
Kini Anda sudah mempunyai gagasan tentang langkah yang bisa ditempuh. Serta berapa banyak uang yang harus dimiliki untuk mewujudkan tujuan tersebut. Jika Anda mempunyai beberapa tujuan finansial.
Anda perlu ingat, untuk membagi uang atau dana yang dimiliki ke setiap tujuan keuangan. Agar tujuan finansial yang sudah Anda rencanakan tadi, bisa segera terwujud.
9. Mengotomatisasi progress
Jangan hanya mengandalkan keinginan Anda yang kurang teguh, lebih baik otomatisasikan progress Anda. untuk membantu Anda, lakukan pengecekan ke tabungan Anda, untuk membagi uang yang disimpan serta untuk transaksi.
Jadi kini Anda tidak perlu khawatir lagi, meskipun untuk mencapai tujuan finansial cukup susah. Namun sudah ada beberapa cara menyusun tujuan finansial yang akan membantu Anda untuk bisa mencapainya.
